Banyak mahasiswa melakukan hubungan seks di luar nikah karena mereka belum mengetahui dampak perilaku seks pra nikah dan seks bebas (berganti-ganti pasangan) itu tidak aman. Alasan yang sederhana menjadi penyebab terjadinya seks pranikah di kalangan mahasiswa, karena tidak bisa menahan hasrat seksualitas yang pada masa-masa tersebut sedang bergejolak.Seks pra nikah dan seks bebas (berganti-ganti pasangan) memiliki akibat yang sangat fatal bagi para pelakunya. Hal ini berisiko tinggi terhadap timbulnya kehamilan di luar nikah, tertular penyakit seksual menular seperti HIV/AIDS, aborsi yang tidak aman, hingga kematian.
Artikel ini mengingatkan kita semua dampak dari hedonisme kebablasan yang mengakibatkan terjadinya seks bebas yang tidak lagi mengindahkan norma budaya dan norma agama. Berikut ini adalah 10 jenis penyakit yang terjadi akibat seks pra nikah dan seks bebas (berganti-ganti pasangan).
1. HERPES GENITAL
Herpes yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 2 ini adalah penyakit seumur hidup yang menyababkan lecet-lecet pada alat kelamin yang biasanya datang dan pergi. Ada pria yang tidak menunjukan gejala apapun, tetapi mereka tetap bisa menulari orang lain. Lecet-lecet karena herpes tersebut bisa meningkatkan risiko tertular AIDS melalui darah.
2. SIFILIS (Penyakit Raja Singa)
Sifilis juga di kenal dengan nama Great Imitator, gejala sifilis sering dimulai dengan lecet-lecet yang tidak terasa sakit pada penis atau bagian kemaluan lain dan berkembang pada tiga tahap yang dapat berlangsung lebih dari 30 tahun. Secara umum penyakit ini dapat membuat seseorang sangat menderita, karena dapat mengundang penyakit jantung, kerusakan otak, dan kebutaan. Apabila tidak diobati penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
3. GONORE (Kencing Nanah)
Meskipun tanpa gejala namun infeksi bakteri ini dapat menyebabkan rasa sakit pada saat buang air kecil dan mengeluarkan nanah selama 2-10 hari. Klau tidak diobati penyakit ini dapat berkembang menjadi Atritis yaitu lepuh-lepuh pada kulit dan infeksi pada jantung dan otak.
4. KLAMIDIA
Kondisi ini memiliki kemiripan gejala pada Gonore, walaupun juga bisa muncul tanpa gejala. Penyakit ini dapat menyebabkan Atritis parah dan kemandulan pada pria.
5. GENITAL WART (Jengger Ayam/Kutil di Kelamin)
Penyakit ini disebabkan virus papiloma yang terkait dengan kanker penis serta anus. Obatnya tidak ada, walaupun kutil yang timbul dapat dihilangkan memaluli operasi atau di bakar , akan tetapi gejala yang sama akan datang kembali.
6. HEPATITIS B
Penyakit ini dapat berlanjut menjadi kanker hati Sirosis. Pencegahannya hanya melalui vaksinasi yang dilakukan sebelum mencapai stadium/tingkat parah penyakit, karena penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
7. KANKER PROSTAT
Kanker prostat terjadi karena seringnya berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks. Terutama pada pria yang sering melakukan hubungan seks dengan banyak wanita berisiko 2 kali lipat terkena kanker prostat.
8. KANKER SERVIKS (Mulut Rahim)
Kanker serviks disebabkan Human Papiloma Virus (HPV). Virus ini dapat menular melalui hubungan seksual dan laki-lakipun dapat tertular virus tersebut. Penyakit ini juga menyebabkan kematian.
9. HIV/AIDS
AIDS adalah penyakit nomor 6 yang mematikan di dunia. Virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia ini bisa menular melalui darah dan sperma pada saat berubungan seks. Hingga kini vaksinnya masih dikembangkan namun belum terbukti mencegah penularannya.
10.TRICHOMONIASIS
Bisa menyebabkan daerah di sekitar vagina menjadi berbuih dan berbusa. Adajuga yang tidak mengalami gejala apapun. Penyakit ini bisa menyebabkan bayi terlahir prematur atau juga dalam keadaan cacat.
Sangatlah penting mengetahui bahwahubungan seksual bukan hanya sekedar hubungan intim. Kontak seksual seperti ciuman, oral seks dan penggunaan alat bantu seks seperti vibrator juga berisiko menularkan virus.
Satu-satunya cara untuk mencegah penyebarandan tidak mendapatkan penyakit-penyakit tersebut adalah dengan cara tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah ataupun seks bebas berganti-ganti pasangan. Penggunaan kondom memang bisa mencegah penyakit HIV/AIDS dan Gonore, tetapi tidak dapat mencegah terkena penyakit herpes, Tichomoniasis, Klamidia dan HPV.

No comments:
Post a Comment