Wednesday, February 17, 2010

Cerita Valentine Pendek

Cinta

Sebuah kata yang cengeng untuk kita...
Tapi mungkin memang benar adegan cinta adalah kecengengan dalam sebuah drama...

14 februari 2010, di sebuah restaurant pizza ternama.

Aku tidak pernah tau pasti kenapa orang-orang begitu antusias untuk merayakan hari Valentine. Semuanya berwarna merah jambu di bulan februari, coklat...mawar...

(Bergumam dalam hati sambil duduk di meja menunggu pesanan).

Tidak sengaja memperhatikan. Memang hobi...
Sepasang kekasih yang dari cara berpakaian mereka saja aku heran kenapa mereka ada disini, bukan aku sombong tapi aku saja bisa makan disini karena uang pemberian mama. Benarkan dugaanku, diatas meja hanya ada satu pan pizza ukuran personal tanpa minum!!

(Masih bergumam sambil mengambil soup cream).

Aku jadi berfikir, mungkin si laki-laki mengajak si perempuan makan disini untuk merayakan hari yang katanya spesial ini...ya Tuhannnn aku terharu...

(Bergumam di perjalanan menuju meja).

Aku makan bersama adik, aku ceritakan semua yang aku lihat, adikku jadi ikut memperhatikan malah dia bilang jaket si laki-laki itu merek knalpot motor, aku membalas...iya si perempuan dengan atasan tiedie model alay dan legging berwarna krem (perpaduan yg jarang terjadi).

Mungkin tukang ojek dan pembantu rumah tangga.....

Kita berdua diam.

Apakah hati ini yang terlalu keras? iya selama ini adalah sepele bagi kita, dan mereka membuat kita jadi cengeng.

Logika...
Seorang tukang ojek yang penghasilannya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari sangat pas-pasan menggandeng tanggan kekasihnya pergi makan ke sebuah restaurant pizza...karena hari ini baginya hari yang sangat spesial...mungkin.

Inilah sebuah pengorbanan yang diatasnamakan cinta.

No comments:

Post a Comment